Lubang Segede Gaban Melintang dì Median Jalan
OKUSATU.Id, Baturaja – Lubang besar melintang di median jalan pancur Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur.
Tidak hanya lebar, lubang tersebut juga dalam lebih dari 7 cm. Belum lagi lubang kecil bertebaran di dekatnya.
Kondisi ini tak jarang membuat pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas terjebak.
Bahkan pengendara roda dua terpantau beberapa kali terbalik, persis saat banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
Ketika kondisi jalan kering, pengendara bisa berhati-hati, namun ketika jalan tersebut tertutup genangan air, hal ini menjadi sangat fatal.
Baca juga :
Proposal Direspon BNPB, BPBD OKU Terima Hibah Perlengkapan
Erlina Virgosia Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua KONI Oku Selatan
Masyarakat setempat sepertinya berupaya menambal lubang dengan material seadanya. Karena terlihat batu karang kecil, bertumpuk di dalam lubang.
Namun upaya tersebut tampaknya tak terlalu menolong. Dan justru membuat kerusakan terlihat lebih parah.
“Pertengahan tahun 2025, pernah ditambal tapi hancur. Mungkin karena sering banjir itu, ” ujar Ikhsan, Selasa 23 Desember 2025.
Penambalan yang dilakukan, kata dia, hanya menggunakan coran semen. Namun tidak bertahan lama. Sebab, bukan kendaraan kecil saja yang melintas, tapi juga truk.
“Kekuatan coran semen tidak seberapa, ” katanya.
Ia menyarankan, jalan yang kerap terendam banjir itu dibuat gorong-gorong atau box culvert. Supaya air dari sisi sebelahnya, lancar mengalir ke area kebun warga.
Baca juga :
Wabup OKU Kunjungi Pos PAM Simpang Batumarta
Ratusan Gunung Berapi Status Aktif, Lima Gunung punya Sejarah Mengerikan
“Mumpung lagi pengaspalan jalan, coba sekalian ke Pancur, ” harapnya.
Sementara itu, salah satu pengguna jalan yang hendak ke kawasan Kemiling menyebut, jalan tersebut tidak pernah beres diperbaiki.
“Saro bae kamu kak meliputnya, ditolehi uwong bae Idak. (Susah saja kamu meliputnya, dipedulikan orang tidak), ” ujarnya saat mendekati awak media okusatu.id dì lokasi.
“Kalau memang pemerintah peduli, jalan ini mungkin dak akan banjir lagi. Tapi jingoklah dewek, tiap hujan pasti banjir. Jalan rusak lagi, ” tambahnya. (13)












