Begal Bersenjata Api Tembak Warga OKU Timur, Motor Honda Scoopy Dibawa Kabur
OKU TIMUR – Aksi pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata api kembali menggemparkan warga Kabupaten OKU Timur.
Seorang pria ditembak begal saat melintas di jalan umum Desa Cahya Negeri, Kecamatan Semendawai Suku III, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Korban berinisial P (40) ditembak pada bagian punggung kiri oleh salah satu dari dua pelaku tak dikenal yang menghadangnya di tengah perjalanan.
BACA JUGA
Bansos Cair Tiga Bulan Bisa Ditarik, Warga OKU Raya Segera Cek ATM
Sedang Hamil, Leher Istri Dijagal Suami Pakai Pisau
Meski sempat berusaha melarikan diri, korban akhirnya tersungkur setelah peluru mengenai tubuhnya.
Petugas Polsek Semendawai Suku III yang tengah melakukan patroli rutin menemukan korban tergeletak di lokasi kejadian. Korban segera dievakuasi dan dilarikan ke RS Charitas Belitang untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Kronologi Penembakan Begal
Kapolsek Semendawai Suku III, IPTU Antoni Steven, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, sebelum kejadian korban hendak menjemput istrinya yang pulang bekerja dari SMK Negeri 1 Semendawai Suku III.
Korban saat itu mengendarai sepeda motor Honda Scoopy merah bernopol BG 3598 YAU. Ketika melintas di jalan umum Desa Cahya Negeri, dua orang pelaku yang diduga begal tiba-tiba menghadang korban.
BACA JUGA
Imron HS Apresiasi Event IODI OKU CUP KONl OKU, Bakal Jadi Agenda Rutin
Lakukan Tiga Ini, Hidup Akan Merasa Tenang
“Korban sempat mencoba melarikan diri, namun salah satu pelaku langsung melepaskan tembakan,” ujar IPTU Antoni.
Akibat tembakan tersebut, korban mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan khusus. Sementara itu, kedua pelaku berhasil melarikan diri dengan membawa sepeda motor milik korban.
“Alhamdulillah kondisi korban saat ini sadar dan stabil, namun masih dalam penanganan medis,” tambahnya.
Polisi Buru Pelaku
Pasca kejadian, Tim Opsnal Polsek Semendawai Suku III bersama Tim Shadow Walet Satreskrim Polres OKU Timur langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.
Kanit Pidum Satreskrim Polres OKU Timur, IPDA Ardi, membenarkan adanya kasus pencurian dengan kekerasan tersebut. Ia menegaskan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.
“Benar, saat ini masih dalam proses penyelidikan,” singkatnya.
Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena pelaku menggunakan senjata api dan dinilai sangat membahayakan keselamatan masyarakat di wilayah OKU Timur. (gas)












