Headline

Dua Tahun Buron, Polisi Gadungan Digulung Polisi Asli

×

Dua Tahun Buron, Polisi Gadungan Digulung Polisi Asli

Sebarkan artikel ini
Pelarian polisi gadungan dari kejaran polisi sungguhan, berakhir pada Selasa 14 April 2026 dini hari.
Pelarian polisi gadungan dari kejaran polisi sungguhan, berakhir pada Selasa 14 April 2026 dini hari.

Dua Tahun Buron, Polisi Gadungan Digulung Polisi Asli

 

OKUSATU.id – Pelarian polisi gadungan dari kejaran polisi sungguhan, berakhir pada Selasa 14 April 2026 dini hari. Hapis Saputra (22), seorang pemuda yang nekat mengaku sebagai polisi, berhasil merampas harta benda korbannya.

 

Setelah aksi yang dilakukan bersama temannya itu, keduanya lantas kabur. Pelarian pelaku berakhir, karena Tim Opsnal Satreskrim Polres OKU Timur berhasil menggulung pelaku.

 

Selama dua tahun, Hapis diburu polisi lantaran aksi begalnya  pada 21 Juli 2024 silam. Aksi tersebut dilakukan Hapis bersama rekannya di kawasan Martapura pukul 15.30 wib.

 

“Pelaku ditangkap di Desa Banuayu Kecamatan Buay Pemuka Peliung, di rumah kakaknya sekira pukul 01.00 wib, Selasa 14 April 2026, “ ujar Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono.

Baca juga :

Kapolres OKU Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor

Jangan Lengah, Hujan Guyur Sumsel Hari Ini, Kecuali Tiga Daerah Ini

Diceritakan Kapolres, pelaku melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) terjadi pada sore hari sekira pukul 15.30 wib.

 

Ketika itu korban berangkat dari arah Martapura menuju kearah Baturaja. Korban yang sudah menjadi target operasi, lantas disusul Hapis bersama rekannya menggunakan sepeda motor berboncengan.

 

Persis di depan akses masuk PT MHP Martapura, sepeda motor korban dipepet pelaku. Kemudian dengan beraninya menghentikan korban di tepi jalan.

 

Kepada korban, para pelaku mengaku sebagai polisi. Kontan saja korban panic dan segera menepi. Saat itulah pelaku langsung memainkan drama.

 

“Pelaku mengaku polisi dan mengintimidasi korban dengan menuduh korban membawa narkoba dan senjata tajam, “ ungkapnya.

Baca juga :

BMKG Warning! Puncak Hujan April 2026 Bisa Picu Banjir Besar

Bupati OKU Jemput Bola ke Kemensos, Mensos : Bupatinya Hebat Ngotot Bikin Sekolah Rakyat Permanen

Korban tak berkutik, karena selain mengaku sebagai polisi, pelaku juga menodongkan senjata api untuk memperkuat identitas palsunya.

 

“Korban dibawa kearah SMK YIS Martapura, “ terangnya.

 

Di lokasi itu, korban diturunkan pelaku dari sepeda motornya. Di bawah ancaman senjata api, korban tak berkutik ketika dua pemuda otak kosong itu, membawa kabur harta bendanya.

 

Pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Beat, dua HP dan uang tunai. Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian Rp 15 juta.

 

“Kepada polisi, pelaku mengakui semua perbuatanya, “ tandasnya.

 

Polisi masih akan mengembangkan hasil penangkapan ini untuk meringkus satu pelaku lainnya yang beraksi bersama Hapis. (13)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News