Nasional

Pembangunannya Sulit, BGN Akui Tutup Ratusan SPPG

×

Pembangunannya Sulit, BGN Akui Tutup Ratusan SPPG

Sebarkan artikel ini

Pembangunannya Sulit, BGN Akui Tutup Ratusan SPPG

OKUSATU.id – Ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditutup Badan Gizi Nasional (BGN).

Meski penutupan bersifat sementara, namun hal ini berimbas pada sejumlah relawan yang bertugas di SPPG tersebut.

Namun perlu digaris bawahi, BGN menutup ratusan SPPG tersebut bukan tanpa alasan.

Disebutkan, ratusan SPPG tersebut bermasalah pada standar yang ditetapkan, namun belum terpenuhi. (Lihat grafis)

Baca Juga :

Pasar Baru Baturaja Makin Semrawut! PKL dan Parkir Motor Kuasai Badan Jalan

Amrudin, S.Sos.I Jabat Kepala KUA Kecamatan Peninjauan

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mendorong, agar pengelola SPPG segera memenuhi kekurangan, sehingga SPPG dapat beroperasi kembali.

“Sudah ada 240 an (dapur SPPG) yang dihentikan sementara. Ada hal yang harus dipenuhi, ” ujarnya dilansir Antara.

Diungkap Dadan, ada beberapa faktor yang harus dipenuhi, agar SPPG bisa beroperasi kembali.

Namun salah satu yang dipandang sangat penting, bahkan wajib, yakni penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi atau SLHS dari Dinas Kesehatan setempat.

Baca juga :

Tanpa Padam, Tim PDKB PLN UPT Baturaja Tuntaskan Perbaikan Hotspot SUTT Simpang Tiga–Keramasan

Ambulans Tak Merespons Saat Darurat, Warga OKU Kecewa Berat

Dadan menegaskan, operasional SPPG dapat dihentikan, jika dalam satu bulan setelah operasi, namun SLHS belum keluar.

“SLHS belum keluar, operasional dihentikan, ” tegasnya.

Hingga saat ini, jumlah SPPG yang sudah dibangun sebanyak 28.390 unit yang melayani 62 juta penerima manfaat. (13)

Faktor Penutupan SPPG

1. Belum keluarnya SLHS dari Dinas Kesehatan.

2. Dapur yang perlu dimodifikasi agar tidak terjadi potensi kontaminasi silang dalam proses pengolahan makanan.

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di OKU SATU