Cuaca Ekstrim Intai Sejumlah Wilayah di Sumsel, Angin Daratan Biangkeroknya
Sumsel – Cuaca ekstrim masih mengintai sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Selatan. Hal ini berdasarkan hasil pemantauan cuaca yang di lakukan BMKG Sumsel, Stasiun Meteorologi SMB II Palembang.
“Ada sembilan wilayah di Sumsel berpotensi cuaca ekstrim hingga 10 April 2025, ” ujar Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Siswanto di lansir dari RRI.
Baca juga : Sungai Tungkal Muba Meluber, Lalin di Jalintim Mampet
Angin daratan yang melintas di Sumatera Selatan, menjadi biang kerok meningkatnya potensi hujan. Baik hujan skala ringan maupun lebat.
Baca juga :
Hujan Ringan Potensi Cuaca 8 April 2025 dì Sumsel, Muara Enim dan Muba Hujan Lebat
Tujuh Rumah di OKU Terancam Ambruk, Ditarik Longsor Drainase
Potensi Angin Kencang dan Puting Beliung
Dari hasil pengamatan, BMKG juga meminta masyarakat waspada. Karena hujan berpotensi terjadinya angin yang dapat merusak.
Ia menyebut, angin kencang dan puting beliung berpotensi terjadi. Dan hal ini dapat menimbulkan kerusakan serta kerugian.
“Saya minta warga menghindari tempat beresiko tumbang saat hujan turun, ” pesannya.
Baca juga :
Lurah Batukuning Sebut Talud Dibangun Tahun Ini
Miris! Ini Tiga Kabupaten Termiskin di Bengkulu, Salah Satunya Paling Sempit Wilayahnya
Beberapa lokasi yang tidak di sarankan untuk di dekati ketika hujan di sertai angin, antara lain : pohon besar, papan iklan, baliho.
Untuk di ketahui, Senin 7 April 2025 petang, angin kencang merobohkan beberapa pohon di enam lokasi berbeda di Kabupaten OKU.
Bahkan dampaknya, bukan saja membuat jalan poros tertutup dahan pohon, tapi merusak jaringan listrik. Imbasnya, listrik pelanggan di tujuh kecamatan terganggu. (13)
Baca juga :
Banjir Besar Terjang Kaur Bengkulu, Warga Panik Saat Rumah dan Kendaraan Terseret Arus
Jaringan Listrik Babak Belur Dihajar Pohon Tumbang, Tujuh Kecamatan di OKU Terdampak
Wilayah Potensi Cuaca Ekstrim
OKU Selatan – OKU Timur – Muara enim – Palembang – Musi Rawas Utara – Musi Rawas – Empat Lawang – Lubuklingguau.












