Kurangi Kecelakan dan Kriminal, Puluhan Lampu Jalan dipasang
OKUSATU.id – Perhatian terhadap fasilitas umum secara bertahap terus ditunjukan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering ulu (OKU) di bawah kepemimpinan H Teddy Meilwansyah – H Marjito Bachri sebagai Bupati /wakil Bupati OKU.
Mulai dari peningkatan jalan di sejumlah titik di kota Baturaja, kini tertuju pada penerangan lampu jalan di Kota Baturaja menjadi titik fokus.
Sekitar 30 titik lampu jalan bertenaga Surya dipasang pemerintah Kabupaten OKU melalui dinas perhubungan OKU.
Tak hanya itu, perbaikan lampu jalan yang mati juga dilakukan pemerintah Kabupaten OKU tahun ini.
Diantara 30 titik lampu jalan bertenaga surya yang dipasang di simpang 3 Kelurahan Batukuning, perempatan Sukajadi, Simpang Adira Bakung, Islamic Center dan beberapa lokasi lainnya yang dinilai kurang pencahayaan di malam hari.
Lampu jalan bertenaga Surya Ini memiliki penerangan 60 watt di setiap titiknya. Sehingga hal itu dapat menerangi jalan dimalam hari.
Baca juga :
Tutup Semua Lubang dì Sepanjang Jalinsum, Kementerian PU Cari Lokasi Bikin Posko Nataru
SPPG Jangan Nekat Kurangi Relawan Dapur, BGN Tegaskan Begini
Dengan begitu diharapkan membantu masyarakat dalam berkendara sekaligus meminimalisir terjadinya kriminal di titik yang minim penerangan.
Bupati OKU H Teddy Meilwansyah mengatakan, dirinya bersama wakil Bupati H Marjito Bachri terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat OKU.
Dikatakan Teddy , pemda akan terus berupaya mengakomodir satu-persatu keluhan masyarakat, baik itu fasilitas jalan maupun penerangan.
“Ini tidak hanya dalam kota saja, di kecamatan lain juga akan kita akomodir, tapi kami tidak bisa langsung mengakomodir secara keseluruhan sesuai kemampuan keuangan daerah. Untuk itu warga diminta bersabar, ” kata Teddy.
Kendati demikian, orang nomor satu di bumi sebimbing sekundang menegaskan jika dirinya akan bekerja ekstra dan berkolaburasi dengan instansi terkait, baik di provinsi Sumsel maupun di kementerian untuk membangun OKU.
“Termasuk semua OPD kita arahkan untuk mencari dana ke Kementrian,Bukan sebaiknya hanya menunggu mengandalkan keuangan daerah. Jika berhasil, sudah tentu beban daerah akan berkurang sehingga pemgangunan berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan masyarakat OKU” tukasnya.(15)











