Kuras Rekening Koperasi Minanga Ogan, Andi Gagal Kabur ke Batam, Uang Buat Foya-foya
OKUSATU.id – Kuras rekening Koperasi, Sekretaris Koperasi Minanga Ogan, Andi gagal kabur ke Kota Batam.
Padahal, ia sudah kabur dari Kabupaten OKU dengan berpindah tempat ke dua lokasi. Yakni, Palembang dan Jambi.
Hal ini ia lakukan, untuk menghindari kejaran hukum, yang memburunya selama beberapa hari belakangan.
Pelarian pria 41 tahun ini, karena ulah spontannya yang menguras rekening koperasi Minanga Ogan pada Kamis, 24 April 2025.
Baca juga : Kepala SLB Negeri Baturaja Pamit, Ini Penggantinya
Sikat Uang Rp 400 juta
Kapolres OKU AKBP Endro Ariwibowo mengatakan, modus yang di lakukan pelaku untuk menilep uang Rp 409 juta, saat pelaku mencairkan uang dari rekening koperasi.
Pelaku melakukan penarikan uang dengan cek kosong yang sudah di bubuhi tandatangan ketua Koperasi.
Andi sebenarnya hanya di minta menarik uang pada kisaran Rp 4 juta sampai Rp 6 juta.
Uang tersebut nantinya akan di gunakan untuk membayar hutang di kantin.
“Tapi saat melihat saldo rekening banyak di rekening Bank Mandiri, muncul niat jahat untuk mengambil seluruh isi rekening, “ ujarnya.
Baca juga : Proyek di Baturaden Mulai Digas
Gagal Hendak Kabur ke Batam
Masih kata Kapolres OKU, usai menguras bersih rekening koperasi, pelaku langsung kabur ke dua kota besar.
Namun, ketika pelaku hendak nyeberang ke Kota Batam, pelariannya berakhir pada Rabu 30 April 2024.
“Dari Jambi hendak kabur ke Kota Batam, namun berhasil di gagalkan, “ terangnya.
Baca juga : HUT Martajaya, 15 Catin Nikah Masal
Andi Dipercaya Cairkan Uang
Menurut pengakuan Andi, sejak satu tahun belakangan, ia di percaya koperasi mencairkan uang koperasi.
Dalam mencairkan uang koperasi, jelas dia, harusnya menggunakan 4 specimen tandatangan.
Namun karena salah satu pengurus berhenti, sehingga yang dibolehkan 3 specimen tandatangan.
“Tapi dengan dua specimen sudah bisa mencairkan uang di rekening, “ tuturnya.
Baca juga : Budidaya Ikan Lele dì Lubuk Raja Melenggang, Donaturnya Dari Sini
Uang “rampokan” untuk Berfoya-foya
Selama di daerah pelarian, Andi mengaku berfoya-foya dengan uang “rampokan”.
Hotel menjadi tempat Andi menetap dan menikmati hiburan di Palembang dan jambi.
“Itu untuk penenangan diri dengan uang sisa Rp 205 juta, “ terangnya. (wen)








