Sumsel

Musholah Terseret Arus, 4 Hari Karang Dapo Terendam Banjir

×

Musholah Terseret Arus, 4 Hari Karang Dapo Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
Musibah bencana alam banjir di Muratara, itu juga merendam lima masjid, empat musholah serta satu musholah dilaporkan hanyut terseret arus banjir.
Musibah bencana alam banjir di Muratara, itu juga merendam lima masjid, empat musholah serta satu musholah dilaporkan hanyut terseret arus banjir.

Musholah Terseret Arus, 4 Hari Karang Dapo dan Rupit Ilir Terendam Banjir

OKUSATU.id – Masyarakat dua kecamatan masih dirudung musibah. Banjir yang menerjang empat kecamatan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), hingga saat ini masih menyusahkan warga.

Kendati, banjir tersebut sudah berlangsung selama empat hari yang dimulai Kamis 7 Mei 2026 hingga Minggu 10 Mei 2026.

Banjir di Kabupaten Muratara merendam empat kecamatan. Antara lain : Kecamatan Karang Jaya, Karang Dapo, Rupit dan Rawas Ilir.

Namun banjir di dua kecamatan berangsur surut yakni : Kecamatan Karang Jaya dan Rupit. Sementara, banjir masih bertahan di dua kecamatan, yakni : Karang dapo dan Rupit Ilir.

Baca juga :

Jemaah Haji Perempuan OKU Tertunda Terbang ke Jeddah

Anak Kita Cerdas?

“Banjir dua kecamatan surut, sementara dua kecamatan masih terendam banjir, “ ujar
Kabid Kesiapsiagaan BPBD Muratara Mugono, minggu 10 mei 2026.

Banjir selain merendam belasan ribu rumah, juga merendam lima puskesmas pembantu, dua polindes, Fasilitas pendidikan : TK/PAUD (6 unit), SD/MI (7 unit), SMP/MTs (dua unit), dan SMA/SML (dua unit).

Musibah bencana alam itu juga merendam lima masjid, empat musholah serta satu musholah dilaporkan hanyut terseret arus banjir.

Baca juga :

Mobil Masuk Jurang di Tikungan Lebak Liku Jago Pulai Beringin, Perjalanan Menuju Lampung Berakhir Nahas

Motoran Bonceng Tiga, Penjara Kurungan 1 Bulan, Ada yang Mau ?

“Musholah dilaporkan hanyut di Desa Maur Lama, “ terangnya.

Akibat musibah itu, BPBD Muratara menyebut korban membutuhkan bantuan mendesak, seperti : perahu fiber, mesin, velbed, pelampung, selimut, makanan siap saji dan pakaian.

“Masyarakat juga butuh perbaikan rumah dan perbaikan jembatan, “ tandasnya. (13)

 

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di OKU SATU