Peziarah Serbu Pemakaman Umum di OKU
Langit di Kota Baturaja terlihat murung. Awan kelabu menyebar luas, menutup cahaya senja yang akan pamit di ujung barat.
Sejak pagi, Kabupaten OKU sudah di guyur hujan dengan ragam variasinya. Bahkan, turunnya hujan berbeda waktu, meski masih di dalam satu kawasan di dalam kota.
Belakangan, cuaca sulit di prediksi. Hujan lokal cenderung terjadi. Di satu wilayah yang berdampingan pun, cuaca tidak sama. Aneh kan. Tapi begitulah alam punya cara sendiri membuat keunikan.
Bulan ramadhan segera datang. Hanya dalam hitungan hari, bulan Sya’ban segera pamitan.
Baca juga :
Awal Ramadhan 1 Maret, Kemenag Gelar Isbat 28 Februari
Menjaga Tradisi Ramadhan, Masyarakat Bersihkan Musholah Taqwa
Masyarakat muslim mulai berdatangan ke pemakaman. Ziarah makam. Membersihkan “rumah” orangtua, kerabat, atau anak yang berpulang duluan.
Ramai, pemakaman yang biasanya sepi. Pemandangan yang sangat umum menjelang penyambutan hari raya Islam, selain momen tertentu seperti Kamis malam Jumat Kliwon.
Di areal pemakaman, warga datang dengan segala perlengkapan yang di perlukan. Seperti sapu, air bersih dalam kemasan, serta bunga dan buku yassin.
Tradisi Ziarah Membudaya
Ziarah makam jelang hari raya, sudah lama di lakukan. Baik momen pribadi, maupun jelang momen hari besar.
Bahkan Rasulullah menganjurkan ziarah makam dan membacakan doa kepada yang telah berpulang.
Momen ziarah berdampak pada ekonomi, meski tidak besar. Tapi, pedagang bunga akan lebih cepat pulang. Karena keperluan bungan untuk ziarah biasanya terkatrol.
Meski ada juga peziarah yang memanfaatkan bunga dari pekarangan rumah. Karena tidak ada jenis bunga tertentu yang di khususkan.
Baca juga :
Roti Klatak khas Palembang, Identik Ramadhan, Roti Tertua Sejak 30 ribu Tahun Silam
Bansos Disalurkan Jelang Ramadhan, Yakin Gak Mau Cek
Di TPU di OKU Ziarah Ramai Lebih Awal
Tidak seperti biasanya, peziarah yang datang ke lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kelurahan Talang Jawa Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU mulai ramai.
Padahal, masih empat hari menyambut puasa. Biasanya, ziarah ramai pada H-2.
“Mumpung libur, setelah ini mungkin sibuk di tempat kerja, ” begitu kata salah seorang peziarah, ketika okusatu.id liputan di lokasi.
Jika melihat kalender nasional, puasa di perkirakan di mulai 1 Maret, meski pemerintah masih akan menggelar sidang Isbat pada 28 Februari 2025. (13)










