Tradisi

Sejarah Lebaran Ketupat, Siapa Penginisiasinya ?

×

Sejarah Lebaran Ketupat, Siapa Penginisiasinya ?

Sebarkan artikel ini

Sejarah Lebaran Ketupat, Siapa Penginisiasinya ? Tradisi dì bulan Syawal setelah Hari Raya Idul Fitri itu sudah lama ada.

OKUSATU – Masyarakat transmigran Batumarta merayakan lebaran ketupat, Minggu 6 April 2025 malam.

Lebaran ketupat yang dì selenggarakan dì Desa Martajaya Kecamatan Lubuk Raja, OKU itu dì pusatkan dì Masjid At Taubah dan empat musholah.

Ba’da Isya’ masyarakat dì desa itu berbondong bondong ke rumah ibadah itu.

Sembari membawa makanan seperti ketupat, lontong dan opor.

Baca juga :

Remaja OKU Selatan Ngapung dì Tengah Laut Nyawanya Innalilahi, Ayahnya Bilang Gini

Makana itu nantinya dì santap bersama, sesuai doa bersama.

Lebaran ketupat di gelar pada 8 Syawal setiap tahunnya. Atau setelah puasa tujuh hari dì bulan Syawal atau puasa Syawal.

Tradisi itu sudah lama ada, dan masih dì lestarikan masyarakat Jawa yang tinggal di Desa Martajaya.

Baca juga :

Lebaran Ketupat di OKU Masih Dilestarikan Transmigran Batumarta

Sejarah Lebaran Ketupat

Sejak kapan lebaran ketupat dìgelar, dan siapa pencetusnya?

Ini tentu jadi pertanyaan, karena lebaran ketupat tidak ada dì dalam kalender nasional, tapi ada dì dalam tradisi Jawa.

Lebaran tersebut kerap di nanti, setalah hari raya besar berlalu.

Baca juga :

Warga OKU Mendadak Heboh, Pelajar SD Lenyap di Sungai Wall

Lebaran ketupat merupakan tradisi umat Islam dì Jawa. Penyelenggaraanya setelah hari raya Idul Fitri setiap tahunnya.

Ternyata lebaran ini ada hubungannya dengan Wali Songo. Penyebar Agama Islam di tanah Jawa.

Dari kesembilan wali atau wali songo itu, Sunan Kalijaga dì sebut sebagai penginisiasi munculnya lebaran ketupat.

Baca juga :

Objek Wisata Pali Wajib Dikunjungi, Masjid Tiga Kebudayaan Luar

Karena, dalam penyebaran Islam, Beliau memanfaatkan seni dan budaya untuk mensyiarkan agama Islam.

Bahkan, masyarakat Jawa meyakini, bahwa Sunan Kalijaga yang mengenalkan ketupat pertama kalinya.

Melansir NU Online, ketupat menjadi sarana untuk mendukung masyarakat Islam bersedekah dan melekatkan hubungan di hari lebaran.

Dan lebaran ketupat merupakan bentuk syukuran yang dì terapkan para wali. (13)

 

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News