Pickup lenyap, mamang Orgen dì Ogan Ilir galau bukan. Pasalnya, mobil itu satu-satunya yang di gunakan korban untuk cari nafkah.
Ogan Ilir – Mesin mobil pickup meraung pelan, memecah keheningan suasana Minggu dini hari pukul 03.30 wib.
Mobil tersebut terparkir dì samping rumah. Suara raungan pick up L300 BG 8979 YE membuat Aan, pemiliknya terjaga dari lelapnya tidur.
Baca juga :
Remaja OKU Selatan Ngapung dì Tengah Laut Nyawanya Innalilahi, Ayahnya Bilang Gini
Mendengar mobilnya menyala, warga Desa Ketapang 1 Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel ini melompat dari tempat tidurnya.
Ia keluar untuk melihat situasi dì luar rumah, khususnya tempat ia memarkirkan mobil.
Namun sayang, mobil itu sudah keluar dari garasinya.
Mobil tersebut dì bawa pencuri yang menyatroni rumahnya.
Baca juga :
Mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi kearah Kecamatan Tanjung Raja.
Aan sempat memburunya, tapi kalah kecepatan.
Mobil lenyap bersama pencuri, sementara Aan pulang dengan tangan hampa dan perasaan dongkol di tengah malam buta.
Baca juga :
Lebaran Ketupat di OKU Masih Dilestarikan Transmigran Batumarta
“Kemungkinan dua orang pelakunya, ” ujar Aan, Minggu 6 April 2025.
Namun dari rekaman cctv di sudut jalan Tanjung Raja, ia mengetahui jumlah pelaku empat orang, satu dì antaranya yang mengeksekusi.
Lapor ke Polsek Tanjung Raja
Aan tak mau berlama-lama dalam kekecewaan. Ia langsung ke Polsek Tanjung Raja. Melaporkan peristiwa yang belum di alaminya.
Pelaporan ia percepat, karena berharap besar mobil satu-satunya untuk mencari nafkah itu segera di temukan.
Baca juga :
“Bingung nak bawak orgen, karena mobil itulah yang biasa bawaknya, ” keluhnya.
Kumpulkan Sanksi dan Periksa CCTV
Pasca laporan Aan, Polsek Tanjung Raja segera beraksi.
Langkah awal yang di lakukan yakni mengumpulkan saksi serta memeriksa cctv yang dì sebutkan Aan.
“Kami masih kumpulkan saksi dan pemeriksaan cctv, ” ujar Kapolsek Tanjung Raja AKP Zahirin. (13)












