Suami Ditangkap Polisi Gegara Bagali dan Ancam Bini Pakai Pisau
OKUSATU.id – Seoran pria buruh harian lepas (BHL) kini berurusan dengan kepolisian. Hal itu dipicu, pelaku yang tak mampu membendung emosi yang kadung mengubun-ubun.
Padahal, lonjakan emosi tersebut dipicu ketersinggungan soal ucapan. Alhasil, pria berinisial F (55) melayangkan bogem mentah ke kepala dan menendang perut.
Siapa yang jadi sasaran pukul keras itu, tak lain adalah istrinya sendiri, Dì (46). Pasangan suami istri (pasutri) itu merupakan warga Kelurahan Sepancar Lawang Kulon Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU.
Atas kejadian yang tak mengenakkan itu, Dì lapor polisi. Anggota PPA dan PPO usai mendapat laporan, langsung memburu pelaku.
Baca juga :
Gas Rp18.500 Diserbu Warga! Operasi Pasar LPG 3 Kg di OKU Selatan Bikin Heboh
Peristiwa itu terjadi pada Selasa 27 Januari 2026, menjelang magrib pukul 18.00 wib.
Sebelum terjadinya aksi penganiayaan, Pasutri tersebut terlibat cekcok mulut yang belum diketahui pemicunya.
Dalam cekcok tersebut, F sangat tersinggung dengan ucapan korban Dì. Spontan saja, bogem mentah sang pemimpin rumah tangga itu mendarat telak di kepala korban.
Tak cukup sampai di situ, dengan kalapnya, kaki F melayang namun menyasar ke perut wanita yang telah dihalalkannya itu.
Baca juga :
Belum puas telah menganiaya wanita pujaan hatinya itu, F mengancam korban dengan senjata tajam. Peristiwa yang dialami itu memicu Dì membuat laporan polisi.
Di awal Maret 2026 persisnya Senin tanggal 2, F memenuhi panggilan unit PPA dan PPO Polres OKU. Saat itulah pelaku langsung diringkus.
“Pelaku sudah dì Polres OKU untuk dimintai keterangan, ” ujar Kasat PPA dan PPO AKP Yulia Fitri Yanti. (17)












