Suhu Udara Hangat, BMKG Sebut Bakal Terjadi Hingga Juni 2025
OKUSATU.id – Suhu udara terasa hangat sejak pagi hingga menjelang petang.
Tak jarang suhu udara seperti ini, membuat produksi keringat meningkat dan membuat tubuh terasa lengket.
Kondisi ini sudah dì rasakan seja dua pekan terakhir. Kendati, belum memasuki kemarau.
Suhu udarra seperti, menurut Deputi Meteorologi BMKG Andri adalah tanda transisi musim hujan ke musim kemarau.
Baca juga :
“Tapi masih ada potensi hujan. Umumnya sore sampai malam hari, ” ungkapnya.
Selain itu, posisi matahari saat ini berada dekat ekuator, juga berpengaruh. Pada posisi ini, sinar matahari optimal menerpa bumi.
Di perkirakan suhhu ini berakhir pada akhir Juni 2025, karena gerak matahari kembali titik balik Utara.
“Tapi dì awal Juni mulai mereda, ” sebutnya.
Baca juga :
Ganja Kering Satu Toples Diamankan Satres Narkoba Polres OKU
Suhu Udara Kategori Normal
Harus dì ketahui, bahwa suuhu udaara di kisaran 35 sampai 36 derajat Celcius, ternyata masih termasuk suuhu normal.
“35 – 36⁰ Celcius masih normal, ” katanya.
Peningkatan suhu dalam satu tahun terjadi dua kali. Yakni periode awal tahun pada Maret sampai Mei, dan akhir tahun pada September sampai November.
“Pada dua momen ini, matahari bersinar maksimal ke bumi, ” ungkapnya.
Baca juga :
Gas Metana Dobrak Permukaan Tanah, Warga OKU Timur Heeeboh….
Elnino Picu Suhu Panas
Masih kata Andri kondisi El Nino masih menjadi biang kerok. Cuaca lebih cerah, dan matahari lebih terik.
“El Nino memperkuat atmosfer lebih kering, dan suhu meningkat, ” imbuhnya. (13)












