Tanah Bantaran Sungai Bergerak, Warga di Prabumulih Cemas
Prabumulih – Tanah bantaran sungai Kelekar, Prabumulih sejak beberapa bulan belakangan terjadi pergerakan.
Hal ini membuat warga yang tinggal di kawasan itu, mulai sangat waspada.
Apalagi jarak dengan bibir sungai kurang dari dua meter. Sementara, potensi pergerakan tanah masih cukup besar.
Warga yang menetap di Jlan Bukit Lebar Kelurahan Bukit Kecil Kecamatan Prabumulih Timur, mulai di cengkram kecemasan.
“Masih berpotensi bergerak, karena sudah terjadi sejak beberapa bulan belakangan, ” ujar Remon, warga RT 3 Kelurahan Bukit Kecil.
Baca juga :
Pastikan Layanan Maksimal, Abusama Monitoring Danau Ranau
Cekcok Dua Pria Ditongkrongan, Kepala IRT di OKU Kena Sasaran Sajam
Hujan Disebut Biang keroknya
Pergerakan tanah bantaran sungai, di duga akibat hujan yang terjadi terus-menerus sejak Ramadhan hingga hari raya idul fitri.
Faktor alam ini, membuat dinding sungai yang longsor makin parah, dan nyaris merambah ke pemukiman.
“Takut warga sini, rumah bisa di tarik longsor, karena dinding sungai terus mengikis dan mendekati rumah warga, ” ungkapnya.
Kekhawatiran masyarakat sangat beralasan. Karena, arus sungai yang deras lebih cepat mengikis dinding sungai.
Dampaknya, tanah pemukiman ikut tertarik, dan membuat rumah roboh bahkan terseret ke sungai.
Baca juga :
Motor Pemudik Diangkut Petugas Pos Pam OKU, Ini Dia Masalahnya
Pemda Dilarang Angkat Honorer Baru, Jangan Nekat Jika Tak Mau Bermasalah
Pemkot Prabumulih Merespon Ketakutan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prabumulih Sriyono mengaku sudah meninjau lokasi.
“Kami minta warga segera lapor, jika pergerakan tanah kembali terjadi, ” pesannya.
Pihaknya, memastikan akan terus memantau perkembangan di lokasi tersebut.
“Keselamatan warga prioritas kami, ” tandasnya. (13)












