Pendaki Gelap Puncak Merapi Diperiksa Polisi
Yogya, OKUSATU.id – Pendaki gelap puncak Merapi kaget luar biasa, pasca turun gunung dari pendakian.
Di pintu rimba, petugas Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) menanti mereka.
Jangan berharap mereka dì sambut dengan red carpet dan tari-tarian.
Mereka menyalahi aturan yang di tetapkan TNGM.
Aturan larangan pendakian yang sudah dì keluarkan sejak 2018 silam, dan hingga kini larangan belum di cabut.
Baca juga :
Tupperware Undur Diri dari Indonesia, Tupperware: Jangan Dihilangin Tidak Ada Gantinya
Gunung Slamet Larang Bayu Muncak, Oknum Pendaki Curi Carrier
20 orang pria, tertangkap tangan mendaki puncak Merapi secara ilegal.
Latar belakangnya pelajar, mahasiswa dan pekerja. Mereka berasal dari. Sragen, Solo dan Klaten serta Yogya.
Naik ke puncak pada Minggu 13 April 2025, jalur Selo, Boyolali – Jateng.
“Naik pukul 02.00 wib dini hari, agar tidak ketahuan petugas, dan masyarakat, ” ujar Kepala Balai TNGM M Wahyudi.
Baca juga :
Danau Terdalam di Indonesia, Keindahan Berselubung Mistis, Gunung Ini Habitat Ikan Purba
Pasar Setan Bubrah Gunung Merapi Menahan Pendaki WNA Spanyol, Ih Ngeriiiiii……
Petugas Amankan Kendaraan Pendaki
Sebelumnya di amankannya pada pemuda nekat ini, petugas telah mengamankan sepeda motor para pendaki gelap.
Sepeda motor itu dì titipkan dì daerah Selo, Boyolali, Jawa Tengah.
Petugas menunggu pendaki nakal yang nekat mendaki ketika situasi tidak aman.
“Kaget mereka, karena motor sudah di amankan petugas, ” ucapnya.
Kontan saja para pendaki kebingungan, karena mereka sudah dì tunggu petugas balai dan Polsek Selo Polres Boyolali.
Baca juga :
Kemarau 2025 Durasi Pendek, BMKG Sebut Kemarau Panjang di Sumatera Dan Kalimantan
Data BPS : Warga Sumsel Paling Banyak Mengontrak Rumah, Termasuk Kab OKU
Hukuman Menanti Pendaki Gelap
Sampai saat ini, pemeriksaan masih dì lakukan pihak Polsek Selo.
Pemeriksaan terkait motif pendaki yang nekat menabrak aturan pendakian dari TNGM.
“Sanksi pasti ada, tapi kita tunggu hasil pemeriksaan, ” sebutnya. (13)






