OKU SATU – Operator seluler diintruksikan agar menyediakan akses internet. Khususnya dì area blank spot. Termasuk di tempat umum.
Instruksi itu ditegaskan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafidz saat bertemu dengan pebisnis telekomunikasi dì Indonesia.
Antara lain : Telkom, Telkomsel, Indosat, serta XL smart.
“Ini upaya untuk pemerataan digital dì Indonesia, ” ujarnya.
Menurutnya pemerataan digital ikut menunjang ekonomi masyarakat. Apalagi saat ini digital sudah merambah ke semua lini.
“Pemerataan digital sangat penting untuk menunjang pertumbuhan ekonomi, ” tuturnya.
Baca juga :
Ditus*k Oknum Kades, Begini Kondisi Oknum Wartawan OKU Selatan
Presiden, kata dia, sangat konsen dengan pemerataan digital.
Pihaknya meminta provider agar menyiapkan akses internet 100 Mbps. Supaya, masyarakat tetap mendapat akses internet cepat, meski belum dilintasi fiber optic.
Untuk mendukung ini, pemerintah menyiapkan spektrum yang dialokasikan secara transparan.
“Operator yang dilibatkan akan diseleksi tahun ini, ” tandasnya. (13)












