Perhatian Islam Terhadap Lansia
Persembahan Ust. Yasin
Selasa 8 Juni 2025 Penyuluh Agama Islam Kecamatan Semidang Aji Ahmad Yasin,S.H.I.,M.Pd. menjadi pemateri di sekolah lansia BKKBN dengan Materi Program lansia yang dilaksanakan oleh BKKBN dengan materi Pengembangan Spiritual .
Sekolah Lansia ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup lanjut usia.
Program ini mencakup berbagai kegiatan seperti Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) yang berfokus pada pemberdayaan, pembinaan, serta pelayanan bagi lansia.
Dalam materinya Ust. Yasin mengutip QS alghofir ayat 67 yang menjadi landasan dasar Bahwa Islam juga memperhatikan Lansia.
QS tersebut berbunyi sebagai Berikut:
هُوَ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوْٓا اَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُوْنُوْا شُيُوْخًاۚ وَمِنْكُمْ مَّنْ يُّتَوَفّٰى مِنْ قَبْلُ وَلِتَبْلُغُوْٓا اَجَلًا مُّسَمًّى وَّلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُوْنَ ٦٧
Yang artinya: Dialah yang menciptakanmu dari tanah, kemudian dari setetes mani, lalu jadi darah yang menggumpal, kemudian Dia lahirkan kamu sebagai seorang anak kecil, kemudian (Dia membiarkan) kamu sampai dewasa, lalu menjadi tua. (Akan tetapi,)di antara kamu ada yang dimatikan sebelum itu. (Dia pun membiarkan) agar kamu sampai kepada kurun waktu yang ditentukan dan agar kamu mengerti.
Terjemahan ma’na ayat diatas bahwa lafat “SUYUHON…” menunjukan kelompok Usia Pada Lansia setelah melalu tahapan Usia anak-anak Remaja dewasa kemudian Usia Lansia.
Di akhir ayat timbul terjemahan agar kita menggunakan daya nalar atau kinerja akal untuk mensyukuri nikmat panjang Umur hingga sampai Lansia.
Pada Awal Materi Ust. Yasin membuka dengan Proses kejadian manusia berdasar Hadis Nabi
عَنْ عَبْدِ اللهِ بنِ مَسْعوْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قالَ: حَدَّثَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وهُوَ الصَّادِقُ الْمَصْدُوْقُ: إنَّ أَحَدَكُم يُجْمَعُ خلقُهُ فِيْ بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْمًا نُطْفَةً، ثُمَّ يَكُوْنُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُوْنُ مُضْغَةً مِثلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ، وَأَجَلِهِ، وَعَمَلِهِ، وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ، فَوَاللهِ الَّذِيْ لاَ إِلَهَ غُيْرُهُ، إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُهَا، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ، فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيَدْخُلُهَا. رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ
Dari Abu ‘Abdir-Rahman ‘Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menuturkan kepada kami, dan beliau adalah ash-Shadiqul Mashduq (orang yang benar lagi dibenarkan perkataannya).
Beliau bersabda, ”Sesungguhnya seorang dari kalian dikumpulkan penciptaannya dalam perut ibunya selama 40 hari dalam bentuk nuthfah (bersatunya sperma dengan ovum), kemudian menjadi ‘alaqah (segumpal darah) seperti itu pula.
Kemudian menjadi mudhghah (segumpal daging) seperti itu pula. Kemudian seorang Malaikat diutus kepadanya untuk meniupkan ruh di dalamnya, dan diperintahkan untuk menulis empat hal, yaitu menuliskan rizkinya, ajalnya, amalnya, dan celaka atau bahagianya.
Maka demi Allah yang tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan Dia.
Dan sesungguhnya salah seorang dari kalian beramal dengan amalan ahli neraka, sehingga jarak antara dirinya dengan neraka hanya tinggal sehasta, tetapi catatan (takdir) mendahuluinya lalu ia beramal dengan amalan ahli surga, maka dengan itu ia memasukinya”. [Diriwayatkan oleh al Bukhari dan Muslim]
Sekedar pengetahuan bersama bahwa Program Lansia BKKBN diantaranya:
Bina Keluarga Lansia (BKL):
BKL adalah wadah kegiatan bagi keluarga yang memiliki lanjut usia. Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam memberikan pelayanan, perawatan, dan pengakuan yang layak bagi lansia.
Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG):
SELANTANG merupakan inovasi sosial yang dirancang sebagai wadah pembelajaran dan pemberdayaan bagi lansia agar tetap aktif, sehat, mandiri, dan tangguh.
Lansia Berdaya:
Program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan dan kesejahteraan bagi lansia, serta menjadi bagian dari upaya mengatasi masalah kesehatan mental pada lansia.
Tujuan Program Lansia BKKBN:
Mewujudkan lansia yang tangguh dan berkualitas, Meningkatkan kualitas hidup lansia, Meningkatkan kemandirian lansia, Mencegah kesepian dan masalah kesehatan mental pada lansia, Menciptakan lingkungan yang ramah lansia.
Fokus Program:
Peningkatan Kesehatan Fisik: Olahraga, penyediaan makanan tambahan, dan pemeriksaan kesehatan.
Kegiatan Sosial Kemasyarakatan: Bina sosial, kegiatan keagamaan, dan kegiatan lain yang melibatkan lansia.
Pengembangan Keterampilan: Pelatihan vokasional dan kegiatan lain yang dapat meningkatkan kemampuan lansia.
Pengembangan Kognitif: Terapi untuk meningkatkan daya ingat dan kemampuan berpikir lansia.
Pengembangan Spiritual: Kegiatan keagamaan dan kegiatan lain yang berhubungan dengan spiritualitas lansia.
Program-program ini diharapkan dapat menciptakan lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif, serta mampu berkontribusi dalam masyarakat.
Dalam penutupan materinya Ust. Yasin berpesan pada peserta agar memberi jawaban dan implementasi QS al-ghofir ayat 67 diatas dalam kehidupan sehari-hari yakni memperbanyak berbuat baik dan meningkatkan Kualitas ibadah keagamaanya sesuai keyakinan masing-masing peserta.
Untuk yang beragama Islam seandainya di desanya kurangnya pembelajaran keagamaan bisa bergabung Pada Binaan majlis ta’lim di bawah Binaan Penyuluh Agama Sesuai Domisili melalui Ahli Agama KUA setempat. Sambung Ust. Yasin
Ditutup materi dalam penekanan pemanfaatan Lansia berdasar QS Yasin Ayat 68
وَمَنْ نُّعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِى الْخَلْقِۗ اَفَلَا يَعْقِلُوْنَ ٦٨
Siapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami balik proses penciptaannya (dari kuat menuju lemah). Maka, apakah mereka tidak mengerti? Mau tau siapa yasin…?
Bagaimana menyikapi semua Organ yang serba berkurang, baik dalam Hal tenaga, pendengar, penglihatan dan dan persaan, Mari tingkatkan Kualitas ibadah Masing Masing Sesuai kepercayaannya masing masing.
Pesertanya 68 ibu-ibu, dan 7 orang bapak-bapak. BKKBN dihadiri Heri Safizal, S.K.M., C.PS., C.VCIES*
ASN Perwakilan BKKBN Sumsel
Beliau hadir sebagai tuan rumah program tersebut
Y
Semoga Bermanfaat, Aaamiiin….












