Sumsel

Malam Budaya Swarna Songket Nusantara Bupati OKU Selatan dan ketua PKK Tampil Memukau Dengan Kain Khas OKU Selatan

×

Malam Budaya Swarna Songket Nusantara Bupati OKU Selatan dan ketua PKK Tampil Memukau Dengan Kain Khas OKU Selatan

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG – Bupati OKU Selatan Abusama, S.H. bersama Ketua TP PKK Kabupaten OKU Selatan yang juga sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten OKU Selatan Yohana Yuda Yanti Abusama, tampil memukau pada Malam Budaya Swarna Songket Nusantara 2025 yang digelar di pelataran Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Jumat Malam.

Pada kesempatan ini Bupati OKU Selatan dan Ketua Dekranasda OKU Selatan tampil fashion show mengenakan Kain Khas OKU Selatan, dan tampil juga para Kepala Daerah mengenakan kain songket khas masing-masing daerah.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, MM, dalam kesempatan ini mengungkapkan kebanggaannya karena Sumsel bersama Kota Palembang telah dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan spektakuler Swarna Songket Nusantara 2025 oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).

 

Baca juga :

Polsek Semidang Aji Gelar Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan, Bahas Data Lahan Tanam Jagung

Bapak di OKU Timur Ini Getol Banget Mau Gagahi Anak Kandung, Padahal Gagal Mulu

 

la memastikan, kegiatan ini akan menjadi prasasti bersejarah yang tak terlupakan bagi masyarakat Sumsel.

“Ini tentu menjadi prasasti tak terlupakan bagi masyarakat Sumsel, terutama bagi perajin songket di Sumsel khususnya Palembang,” ujar HD.

Kecintaan Herman Deru pada warisan budaya ini telah ia buktikan bersama DPRD sejak lima tahun lalu, melalui produk Peraturan Daerah (Perda) warisan tak benda.

Perda tersebut menjadikan motif songket sebagai ornamen wajib dalam tiap bangunan kantor dan gedung-gedung di setiap daerah di Sumsel.

 

Baca juga:

Pemerintah Tetapkan 18 Agustus 2025 Libur !

Plang Segede Gaban, Ambruk Diseruduk Fortuner

 

Lebih lanjut, Ketua Umum Dekranas, Selvi Ananda mengatakan dengan adanya kegiatan fashion show Kepala Daerah mengenakan kain songket yang beragam.

Diharapkan kain songket di masa mendatang tidak hanya dikenakan saat acara-acara adat atau formal saja.

Namun, bisa diterapkan dalam berkegiatan sehari-hari semisal di kantor maupun di sekolah-sekolah.

Pada kesempatan itu, Selvi juga mengakui bahwa UMKM perajin songket saat ini sudah banyak sekali melakukan inovasi.

Hal ini terlihat dari tampilan kain jumputan yang dikombinasikan dengan songket, ada juga batik dikombinasikan dengan songket, dan banyak lagi yang lain. (Ant)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News