Peristiwa

Gunung Kerinci Gempa, Larang Didekati dalam Radius 3 KM

×

Gunung Kerinci Gempa, Larang Didekati dalam Radius 3 KM

Sebarkan artikel ini
Masyarakat dilarang mendekati Gunung Kerinci, bahkan dalam radius 3 KM. Tidak hanya masyarakat, para pendaki juga dilarang muncak oleh Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS).

 

RIBER :

  • Gunung Kerinci gempa ratusan kali
  • Pendakian ditutup mulai 6 Januari 2026
  • Banyak sampah plastik di jalur pendakian

OKUSATU.id – Masyarakat dilarang mendekati Gunung Kerinci, bahkan dalam radius 3 KM. Tidak hanya masyarakat, para pendaki juga dilarang muncak oleh Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS).

Pendakian ke gunung tertinggi di Sumatera yang berlokasi antara Provinsi Jambi dan Sumatera Barat itu, ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan, sejak 6 Januari 2026.

Larangan pendakian, dikatakan Kepala SPTN Wil. I BBTNKS David karena dipicu aktivitas tinggi di gunung merapi tersebut. Aktivitas berupa gempa terpantau lebih dari 100 kali terjadi. (lihat grafis)

“Minggu (4/1) terpantau aktivitas gempa vulkanik dalam dan dangkal,” ujarnya.

 

BACA JUGA :

Cafe di Kikim Barat Dibongkar, Warga Sebut Picu Keributan dan Rusak Moral

Siklon Tropis Jauhi Sumatera, BPBD OKU : Jepang Reset Matikan Siklon

 

Beberapa titik jalur pendakian yang ditutup antara lain : jalur R 10 Kresik Tuo Kabupaten Kerinci – Jambi, dan jalur camping ground Bukit Bontak Kabupaten Solok Selatan – Sumatera Barat.

“Status Gunung Kerinci level II atau waspada, masyarakat dan wisatawan dilarang mendekat dalam radius 3 KM, “ lanjutnya.

Penetapan status tersebut terhadap Gunung Kerinci, kata dia, selain aktivitas gempa, juga berpotensi gas vulkanik konsentrasi tinggi serta lontaran batu dan lontara batu pijar jika erupsi.

“Penutupan selain karena aktivitas gempa, juga karena banyak sampah anorganik atau plastic, karena kunjungan wisatawan libu Natal dan Tahun Baru, “ tandasnya. (13)

Daftar  Aktivitas Gempa Gunung Kerinci

  1. 101 gempa vulkanik dangkal
  2. 14 kali gempa vulkanik dalam
  3. 27 kali gempa hembusan
  4. 26 kali gempa frekuensi rendah
  5. 21 kali gempa hybrid
  6. 1 kali gempa tektonik jauh
  7. 21 kali gempa tektonik lokal
  8. 1 kali gempa.
  9. (Sumber : BBTNKS)

 

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News