Nasihat Berujung Petaka, Anak Bacok Muka Ayah Pakai Parang
OKUSATU.id – Seorang ayah memberi nasihat kepada anak, adalah hal yang lumrah bahkan menjadi kewajiban orang tua. Tentu nasihat yang diberikan, karena sang ayah berharap kepada anak agar menjadi orang yang baik dan bermanfaat.
Namun, si anak justru tidak terima dengan nasihat yang diberikan bapaknya. Dengan lantang si anak justru banyak membantah omongan. Alhasil, cekcok mulut tak terhindarkan.
Si anak tak mampu mengendalikan emosi. Naik pitam dalam waktu singkat, dan nekat menganiaya ayahnya hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Baca juga :
Soan ke Kadispora OKU, NPCI OKU Bahas Beberapa Hal
Akses Desa Tanjung Harapan Terputus Akibat Longsor, BPBD OKU Selatan Bergerak ke Lokasi
Nasihat Berujung Petaka
Kasus tersebut terjadi di Kota Lubuk Linggau di sebuah rumah di Jln. Perumnas Dayang Torek Kelurahan Ulak Lebar, Kecamatan Lubuk Linggau Barat II, Kota Lubuk Linggau.
Minggu, 1 Februari 2026 petang sekira pukul 16.00 wib, terjadi komunikasi antara Redi (23) dengan ayah kandungnya di dalam kamar. Entah apa pemicunya, Redi diberi nasihat.
Awalnya, komunikasi berjalan baik antara ayah dan anak. Namun seiring waktu, Redi merasa kesal dengan nasihat yang diberikan ayah. Lantas membalas setiap omongan ayahnya itu yang berujung cekcok.
Kekesalan Redi makin menjadi. Ia keluar kamar dan berlari ke dapur mencari parang. Setelah parang ditemukan, ia bergegas kembali ke kamar menyatroni ayahnya.
Baca juga :
Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, MK : Belum Ada Alasan Kuat
Mana Nih Solusi Banjir KUA Baturaja Timur
Dengan sadis dan tanpa rasa takut, parang yang dipegang Redi mengayun dan menyambar arah kepala ayahnya.
Cras…… parang tajam nyambar wajah ayah Redi. Luka robek mengoyak kulit wajah. Setelah aksi sadis itu, Redi langsung kabur dari kamar meninggalkan ayahnya bersimbah dar4h.
Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP M Kurniawan Azwar membenarkan adanya aksi kekerasan tersebut. Pihaknya langsung merespon setelah pihak keluarga korban melaporkan aksi tersebut ke Polres.
“Pelaku ditangkap Senin 2 Februari pukul 16.00 wib, setelah diamankan pihak keluarga korban, “ katanya.
Tersangka, kata dia, sudah dibawa ke Polres Lubuklinggau untuk pemeriksaan. Polisi juga membawa barang bukti sebilah parang yang digunakan untuk menganiaya korban.
“Korban sedang dirawat di RS Siti Aisyiyah Lubuklinggau, “ tandasnya. (13)












