Headline

Lima Jembatan Gantung Putus, Empat Rumah Lenyap, Satu Balita Muratara Tewas

×

Lima Jembatan Gantung Putus, Empat Rumah Lenyap, Satu Balita Muratara Tewas

Sebarkan artikel ini
Banjir Muratara memicu putusnya lima jembatan gantung, empat rumah lenyap bahkan seorang balita tewas tenggelam.
Banjir Muratara memicu putusnya lima jembatan gantung, empat rumah lenyap bahkan seorang balita tewas tenggelam.

Lima Jembatan Gantung Putus, Empat Rumah Lenyap, Satu Balita Tewas

OKUSATU.id – Empat kecamatan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terendam banjir. Bencana alam yang terjadi sejak Kamis 7 Mei 2026 menimbulkan dampak meluas.

Kecamatan yang terdampak banjir antara lain : Karang Jaya, Rupit, Karang Dapo dan Rawas Ilir. Imbasnya puluhan desa ikut terdampak.

Laporan sementara BPBD Muratara, banjir berdampak pada 64.624 jiwa, tidak hanya itu jembatan gantung akses masyarakat putus. Mirisnya, empat unit rumah warga lenyap diseret arus deras.

“Rumah sekira 2.867 unit, “ ujar Kabid Kesiapsiagaan BPBD Muratara Mugono.

Baca juga :

OKU Timur Perkuat UMKM Pemuda Lewat Pelatihan Kewirausahaan

BPOM Bongkar 11 Kosmetik Berbahaya, Ada Krim Wajah hingga Sampo yang Disebut Bisa Picu Kanker

Empat rumah yang terseret banjir berada di Kecamatan Karang jaya. Rinciannya, tiga rumah di Desa Terusan dan satu rumah di Desa Sukamenang.

Sementara lokasi jembatan gantung yang putus ada di Desa Tanjung Beringin, Desa Terusan, Desa Sukamenang, Desa Noman dan Desa Batu Gajah.

“Musibah ini menimbulkan korban jiwa seorang balita berusia 3 tahun warga Desa Beringin Rupit Kecamatan Rupit, atas nama Shanum Aqila Fitri, tenggelam di dalam rumah, “ ungkapnya.

Terkini, kondisi banjir mulai surut seperti di Kecamatan Karang Jaya dan Rupit. Sementara air pasang masih terjadi di Kecamatan Rupit bagian hilir, Karang Dapo dan Rawas Ilir. (13)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di OKU SATU