OKU RAYASumsel

Dusun V Banuayu Krisis Internet

×

Dusun V Banuayu Krisis Internet

Sebarkan artikel ini

Dusun V Banuayu Krisis Internet

Lubuk Batang – Internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Hampir di semua lini terkoneksi dengan internet. Tidak hanya untuk berkomunikasi, perdagangan hingga dunia pendidikan.

Kendati demikian, di Kabupaten OKU masih ada beberapa daerah yang masih terisolir jaringan internet. Jangankan kabel jaringan internet, koneksi internet melalui layanan provider, seolah tak mampu menembus daerah itu.

Kawasan yang masih blank spot internet yakni di Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang. Persisnya di Dusun V.

BACA JUGA 12 Kotak Suara di OKU Selatan Rusak

BACA JUGA BLT Tahap III Keban Agung Cair, Sekcam : Agak Terlambat

Kepala Desa Banuayu Tamimi dibincangi OKU SATU mengatakan, persoalan blank spot internet di wilayah tersebut sudah lama dialami warga.

Hal ini membuat warga sulit mengakses berbagai hal yang berkaitan dengan teknologi. Terlebih lagi di dusun tersebut ada dua lembaga pendidikan negeri.

BACA JUGA Alah Mak !! Udah Harga Getah Murah, Hasilnya Masih Bagi Dua

“Ada dua sekolah di sana. SD 184 dan SMP 48. Dua-duanya sekolah negeri, ” jelasnya.

Jaringan internet, sambung Tamimi hanya mengandalkan tiang pemancar. Namun kualitas layanan yang diterima kurang maksimal.

“Selain tiang pemancar, tidak ada lagi layanan internet. Kalau internet provider, semuanya tidak bisa digunakan, ” katanya.

Wilayah itu, katanya sangat membutuhkan jaringan internet. Khususnya ketika dua sekolah sedang melaksanakan ujian daring.

BACA JUGA Perbaikan Jalan Baturaja – Muara Dua Dinilai Lamban

“Ini sudah kami usulkan saat reses DPRD Provinsi Sumatera Selatan beberapa waktu lalu. Semoga ada jalan keluarnya, ” jelasnya.

Saat reses, pemerintah Desa Banuayu mengusulkan tower internet. Hal ini agar krisis jaringan internet di daerah tersebut berakhir.

“Semoga segera direalisasikan. Karena internet diperlukan mengingat sekolah juga memerlukan jaringan untuk belajar, ” tandasnya.

Kepala Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten OKU Priyatno Darmadi dikonfirmasi mengatakan, untuk tahun ini program internet desa menyasar dua kecamatan. Yakni Lengkiti dan Muara jaya.

BACA JUGA Adu Mekanik dengan Tetangga, Emak-emak di OKU Timur Tewas Dibantaai

“Tahun depan program internet desa masuk di dua kecamatan. Untuk Desa Banuayu belum, karena masih ada di dalam kota, ” ujarnya melalui sambungan seluler. Untuk pembangunan tower, sambungnya, merupakan kebijakan pihak ketiga dalam hal ini pihak provider. Namun untuk akses internet, desa bisa menganggarkannya lewat dana desa.

“Bisa dianggarkan lewat dana desa untuk membangun jaringan internet, ” tandasnya. (Ofa)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News