Sejak SMP Hingga Dewasa jadi Budak Nafsu Bapak Kandung, Polres Ogan Ilir Bekuk Ayah Bejat
OKU SATU – Bertahun-tahun jadi budak nafsu bejat bapak, remaja putri asal Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan akhirnya lapor polisi.
Hal itu ia lakukan, karena ayah kandung yang membesarkannya, sepertinya tidak akan berhenti menodainya.
Sosok ayah yang seharusnya menjadi orang yang pertama melindungi putri dari aksi bejat pria hidung belang, justru menjadi pelakunya.
Entah apa yang dibenak Eh, hingga ia tanpa rasa bersalah menodai putri kandungan itu.
Bahkan, Eh tak segan-segan mengancam putrinya demi meloloskan hasrat bawah pusarnya.
Baca juga :
Harga Jagung Turun, Banten Tertinggi, Sumsel Tempati Posisi Keenam
Dì rudapaksa sejak kelas VIII SMP
Miris memang yang di alami remaja putri di Ogan Ilir. Boleh jadi saat ini, ia tengah memikirkan bagaimana masa depannya.
Petaka yang dì deritanya sudah di alaminya sejak ia masih duduk dì bangku SMP kelas VIII.
Pertama kali Eh merudapaksa darah dagingnya, ketika korban pulang sekolah.
Suasana rumah yang sepi di manfaatkan Eh untuk mengajak putrinya, main kuda-kudaan.
Namun ketika itu, korban menolak keras. Tapi Eh seperti sudah kesetanan, lantas mengancam akan menghabisi korban, jika hasratnya tidak tuntas saat itu.
Kontan saja dì bawah ancaman itu, korban tak berdaya. Takut nyawanya lepas jika tidak menuruti kemauan ayahnya.
Setelah hari celaka itu, aksi bejat kerap dì lakukan ayahnya hingga usianya 18 tahun.
Baca juga :
Pelaku di tangkap Satreskrim
Satreskrim Polres Ogan Ilir menangkap pelaku Eh, setelah korban menceritakan kisah pilunya kepada keluarganya.
Atas cerita tersebut, keluarga korban tidak terima lalu melaporkan ke Polres Ogan Ilir.
“Pelaku di ringkus 28 April 2025. Pelaku terancam hukuman 9 tahun penjara, ” ujar Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP M Ilham. (13)












