OKUSATU.id – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Baturaja Timur, lagi-lagi menjadi sorotan publik. Pasalnya, kantor tersebut kembali direndam banjir. Tak tanggung-tanggung, banjir tersebut juga menguasai kantor utama.
Hujan yang mengguyur deras pada Senin 11 Agustus 2025 malam, membuat kawasan dataran rendah terdampak banjir. Dan kantor KUA Baturaja Timur yang jadi daerah langganan, tak bisa mengelak.
Selain itu, banjir juga menutup jalan poros di depan kantor tersebut. Alhasil, banyak kendaraan yang memilih jalur alternative, tapi ada juga yang nekat menerobos genangan air berwarna cokelat.
“Tadi malam, banyak pengendara motor yang terjebak. Karena, terlalu ke pinggir, “ ujar salah satu warga setempat.
Baca juga :
Kondisi ini sudah lama menjadi perhatian masyarakat. Hanya saja, sampai saat ini belum ada langkah konkrit dari pemerintah, agar masalah tersebut tidak berulang-ulang.
“Seingat saya sudah tiga tahun terakhi sering banjir, dulu tidak pernah seperti ini, “ tuturnya yang meminta tak ditulis namanya.
Asisten I Setda OKU Indra Susanto kepada okusatu.id menjelaskan, terkait banjir yang kerap terjadi di KUA Baturaja Timur, pemerintah sudah melakukan beberapa opsi penanggulangan darurat banjir.
“Mulai dari gotong royong pembersihan, penyedotan air genangan, termasuk pembersihan gorong-gorong yang tersumbat, “ terangnya.
Baca juga :
Selandia Baru Siapkan Keputusan Pengakuan Negara Palestina, Akan Diumumkan September
Hanya saja pada sisi infrastruktur, dirinya tidak berani memberikan komentar. Lantaran, langkah tersebut merupakan ranah Asisten II Setda OKU serta Dinas PUPR Kabupaten OKU.
“Akan tetapi, tetap akan saya teruskan ke OPD terkait, guna percepatan penanganan tuntas, “ ujarnya.
Mengenai soal koordinasi dengan pihak Balai Besar Jalan, dirinya mendapat konfirmasi dari Bappeda, bahwa perbaikan jalan dijanjikan pertengahan 2025.
“Sampai saat ini kami masih menunggu kepastian, “ tandasnya. (13)












