Sumsel

BPBD Sumsel Beri Sinyal Perpanjang Modifikasi Cuaca

×

BPBD Sumsel Beri Sinyal Perpanjang Modifikasi Cuaca

Sebarkan artikel ini
Kasus Karhutlah di Sumsel yang membuat bencana asap muncul. Foto : Ade Y Triadi for OKU Satu.
Kasus Karhutlah di Sumsel yang membuat bencana asap muncul. Foto : Ade Y Triadi for OKU Satu.

BPBD Sumsel Beri Sinyal Perpanjang Modifikasi Cuaca

OKUSATU.id – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan direncakan BPBD Sumatera Selatan, diperpanjang.

Awalnya, operasi tersebut berlangsung selama empat hari yang dimulai 13 Juli sampai 17 Juli 2025.

Namun, karena kondisi saat ini masih diperlukan hujan buatan untuk membasahi area lahan gambut dì beberapa kabupaten, sehingga BPBD mengusulkan penambahan OMC ke BNPB.

“Kami usulkan perpanjangan OMC sampai 10 hari kedepan, ” ujar Kepala BPBD Sumsel M Iqbal Alisyahbana dilansir Antara.

 

Baca juga :

Penerima bansos Terlibat Transaksi Judol Bernilai Rp 1 T, Mensos Pastikan Periksa Pendamping PKH

 

Namun usulan perpanjangan OMC masih akan melihat perkembangan cuaca, serta adanya awan hujan yang muncul.

“Akan diperpanjang tapi akan dilihat perkembangan cuaca dan keberadaan awan hujan, ” ungkapnya.

OMC tersebut, sambung mantan PJ Bupati OKU ini, menarget beberapa kabupaten dì Sumsel agar lahan gambutnya basah.

 

Baca juga :

Oknum Juru Parkir di Danau Ranau Cab*li Bocah 7 Tahun, Modusnya Duit Gocengan

 

Seperti kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Banyuasin serta wilayah lainnya.

“Lahan dibasahi supaya tidak mudah terbakar, ” tandasnya.

Manager Pusdalops BPBD OKU Gunalfi menyebut, imbas Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tidak menutup kemungkinan berimbas juga ke Kabupaten OKU.

“Kegiatan itu untuk mengantisipasi karhutlah di wilayah sumsel, termasuk juga wilayah Kabupaten OKU. Tapi biasanya daerah rawan Karhutlah prioritasnya, ” tandasnya. (13)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News