RIBER :
- Jembatan bailey Kelurahan Muaradua, Prabumulih hampir rampung dikerjakan.
- Tidak semua kendaraan tidak boleh melintas, alasan resiko
- Pengecoran sambungan jembatan yang masih dikerjakan
OKUSATU.id – Putusnya jembatan beton di Jln. Tenggamus Kelurahan Muaradua, Kota Prabumulih beberapa waktu lalu, sempat menyulitkan warga. Pasalnya, jembatan beton tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan dua wilayah.
Jembatan yang disebut sudah berusia 25 tahun ini, ambruk pada 11 Desember 2025 yang dipicu meluapnya debit air sungai kelekar.
Nah kini, jembatan bailey yang dibangun pemerintah provinsi Sumatera Selatan ini, nyaris rampung dikerjakan. Jembatan yang dibuat dari baja, sudah bisa dilalui kendaraan, meski masih ada beberapa pengerjaan.
Situasi itu terpantau beberapa waktu lalu. Dimana kendaraan sudah melenggang santuy di atas jembatan. Sayangnya, kendati sudah bisa dilintasi, tidak semua kendaraan boleh melintas.
BACA JUGA:
Jangan Nekat ! Pemprov Ancam Cabut IUP Perusahaan
Gunung Kerinci Gempa, Larang Didekati dalam Radius 3 KM
Siklon Tropis Jauhi Sumatera, BPBD OKU : Jepang Reset Matikan Siklon
Kendaraan yang boleh melintas hanya sepeda motor, sementara kendaraan roda empat hingga saat ini masih dilarang melintas.
Pantauan Fajarsumsel (grup okusatu.id), pengerjaan yang masih dalam proses yakni pengecoran sambungan jembatan.
“Masih proses pengecoran sambungan jembatan, “ kata Makmun, salah satu pekerja di lapangan.
Plt Kalaksa BPBD Prabumulih Sriyono mengatakan, jembatan bailey sudah bisa dilalui kendaraan roda dua. Lalulintas kendaraan masih dibatasi, karena proses pengerjaan masih berlangsung.
“Masyarakat kami minta berhati-hati, meski kendaraan sudah bisa melintasinya, “ pesannya. (13/fs)











