HeadlineOKU RAYASumsel

Rumah Warga Dusun Baturaja Terbakar, Dua Anak Diduga Nyaris Terpanggang

×

Rumah Warga Dusun Baturaja Terbakar, Dua Anak Diduga Nyaris Terpanggang

Sebarkan artikel ini

Rumah Warga Dusun Baturaja Terbakar, Dua Anak Diduga Nyaris Terpanggang

Baturaja – Di hari raya Idul Fitri keempat tahun 2024, warga Dusun Baturaja Kelurahan Baturaja Lama Kecamatan Baturaja Timur, mendadak geger. Salah satu rumah di kawasan padat penduduk itu, Sabtu 13 April 2024 dilumat si jago merah.

Kebakaran rumah depok kontruksi beton tersebut diperkirakan terjadi pukul 05.30 wib. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut.

Beruntung saat api sedang beraksi, warga sekitar sudah banyak yang terbangun untuk memulai beraktifitas. Sehingga warga memadamkan kobaran api yang nyaris merenggut korban jiwa.

Baca Juga :

Pawai Takbiran di Kelurahan Talang Jawa, Warga Dibikin Terpesona

Beberapa Sholawat dan Istighfar,  Faedahnya Luar Biasa Bagi Kehidupan

Informasi yang didapat dari warga sekitar, rumah yang terbakar itu milik warga bernama Agus. Saat kebakaran terjadi, Agus tidak ada di rumah.

“Yang punya rumah jualan tekwan di Taman Kota Baturaja bersama istrinya. Namun, malam tadi tidak pulang, ” ujar Hadi warga setempat.

Di rumah tersebut, sambung dia, hanya dihuni dua orang anaknya. Yang keduanya masih berstatus pelajar. Anak tertua masih duduk di bangku menengah atas, dan yang adiknya masih duduk di bangku SD.

“Belum tahu dari mana sumbernya. Namun dari penuturan warga, api yang membakar rumah tidak diketahui dua beradik itu. Karena keduanya masih tertidur pulas, ” sebutnya.

Terbakarnya rumah Agus, justru diketahui tetangganya. Para tetangga sudah berupa memanggil dua beradik di dalam rumah, namun tidak ada sahutan.

Baca Juga :

Ranjau Paku Tersebar di Tanjung Agung – Pusar, Warga : Belum Tahu Siapa Pelakunya

Salat Idul Fitri, Pemkab OKU Siapkan Dua Lokasi Salah Satunya Tamkot Baturaja

Akhirnya warga bersama-sama mendobrak rumah. Warga kaget, karena api sudah masuk ke kamar tempat dua beradik itu tidur.

“Warga yang bangunkan dua anak korban. Karena api hampir mengenai kaki dua beradik itu, ” tuturnya.

Setelah dua beradik itu diselamat, sebagian warga langsung mencoba memadamkan kobaran api yang makin menggila.

“Untungnya aliran PDAM lancar dan deras, jadi pemadaman lebih cepat. Petugas pemadam kebakaran datang, saat kondisi api mulai padam, ” tandasnya. (13)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News