Beli Gas Melon Wajib Bawa KTP, Pelanggan Bingung, Pertamina Ungkap Tujuannya
Oku Satu – Pembelian gas LPG 3 KG di Kabupaten OKU belakangan ini di wajibkan membawa KTP dan KK. Gas tidak akan di dapat, jika warga tidak membawa serta identitas kependudukan itu.
Aturan baru tersebut, di ungkapkan Rozi warga Kelurahan Talang Jawa Kecamatan Baturaja Barat, belum lama ini.
Ia terpaksa pulang mengambil KTP dan KK, karena pengelola pangkalan gas 3 KG meminta kartu identitas diri.
“Katanya untuk pendataan, supaya kedepan dapat harga gas murah, ” ujarnya menirukan penjelasan pengelola pangkalan.
Baca juga :
Sukses Mencuri di Dua Lokasi, Batriadi Dapat “Reward” Sel Tahanan
Petani Jagung Di hantui Gagal Panen, Sebut Kemarau Terburuk
Bapak empat anak ini baru mengetahui aturan baru tersebut, ketika dirinya hendak membeli gas di pangkalan tersebut.
“Biasanya kan cuma duit sama tabung kosong yang di bawa. Jadi tidak tahu ada aturan harus bawa KTP, ” ungkapnya.
KTP Untuk Pendataan
Menurut penjelasan pihak pangkalan gas, jika data diri berdasarkan KTP sudah di catat, kedepan ia bisa membeli gas subsidi tersebut dengan harga Rp 18 ribu.
“Kalau data tidak masuk, beli gas bisa di hargai Rp 20 ribu keatas, ” jelasnya.
Baca juga :
PT Djarum Memanggil Anak Negeri Untuk Bergabung, Nggak Ribet Lengkap Sama Lokasi Penempatan
Pangkat PPPK Mentok, Cuma Gaji Naik Berkala, Yang Sabar ya Bos
Senada di ungkapkan Tarman. Warga Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur ini cukup kaget dengan aturan tersebut, saat dirinya membeli gas di agen langganannya.
“Beruntungnya bawa KTP asli jadi kuserahkan dengan petugas, tapi KTP sudah di kembalikan, ” jelasnya.
Pertamina Beri Penjelasan
Pembelian gas melon 3 KG membawa KTP mulai di terapkan. Hal ini dalam rangka uji coba pencocokan data dan transaksi digital LPG 3 Kg di pangkalan resmi.
“Tujuan program ini adalah sebagai upaya pendistribusian LPG Subsidi 3 kg yang lebih transparan dan tepat sasaran, ” ujar Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Zibali Hisbul.
Baca juga :
Tilang Di tempat Di terapkan Saat Operasi Zebra Musi 2023, Melanggar Siap-siap
Ramuan Jeruk Nipis Bikin Bapax-bapax Menangkan “Pertempuran” Sengit di Ranjang
Pencocokan data konsumen rumah tangga dan usaha mikro, sambungnya di lakukan di sub penyalur atau pangkalan resmi LPG 3 kg.
“Jadi tidak perlu menggunakan smartphone atau gadget milik konsumen, ” terangnya.
Upaya ini mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Karena upaya ini sangat mendukung distribusi gas subsidi lebih tepat sasaran.
“Pemerintah sangat mendukung, agar gas subsidi di terima oleh masyarakat yang berhak, ” ungkap Gubernur Sumsel H Herman Deru. (13)












