Hampir 15 Ribu Kades Tak Lulus SMP, Mendagri Dongkrak Pengetahuan Lewat P4D
OKUSATU.id – Kepala desa yang saat ini menjabat, rata-rata mengenyam pendidikan tinggi.
Namun, tidak sedikit ada Kepala Desa (Kades) yang tidak merampungkan pendidikan SMP nya. Alias hanya lulusan SD.
Hal ini diungkap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat rapat anggaran bersama komisi II DPR RI.
“Sekitar 20 persen kades yang tidak selesai di bangku SMP, ” sebutnya setelah mendapat data ril dari stafnya.
Baca juga :
Listrik untuk Rakyat: Tim PDKB PLN UPT Baturaja Amankan Sistem Tanpa Padam di GI Prabumulih
Kendati tidak menyelesaikan SMP, namun bukan berarti para kades itu tidak berpendidikan. Meski begitu, banyak kades pintar, lantas belajar dengan kades lainya.
“Mereka jadi kades karena pilihan rakyat, karena dianggap panta untuk memimpin desa, ” sebutnya.
Meski demikian, ada saja kesulitan dalam menjalankan program pembangunan desa. Namun, Tito tidak bisa menyalahkan Kades, karena jabatan tersebut hasil pilihan masyarakat desa.
Baca juga:
Kepala PMD OKU Timur Bongkar Penyebab Gaji Kades Belum Dibayar
Untuk menambah pengetahuan, Mendagri menggulirkan Program Penguatan Pemerintah dan pembangunan Desa (P4D) sasaran 70 ribu kades.
Progam yang dibantu world bank ini, sempat terhenti di tahun politik 2024. Tahun itu pesta demokrasi pemilihan legislatif dan Pemilihan Presiden.
“2024 distop, karena khawatir kegiatan diplintir dicap gerakan politik yang dapat mencederai netralitas Kades, ” tandasnya. (13)












