Namun demikian, Apabila kemudian hamba-hamba tersebut mendustakan nikmat-Nya, melakukan berbagai maksiat, melakukan aneka kezaliman yang kesemuanya di larang Allah.
Maka saat itulah Allah kemudian berubah dari asalnya memberi nikmat berubah menjadi memberi hukuman.
Bukan Allah yang berubah menjadi tidak penyayang, tetapi manusia itu sendirilah yang berubah menjadi sosok yang tak layak di sayangi lagi.
Akhirnya, sesuai firman tersebut, Allah akan memberikan beragam kesulitan dan kesengsaraan kepada manusia.
Karena itulah, marilah senantiasa kita bertobat kepada Allah.
اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا . يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا
Tentang air hujan, Imam Ibnu Majah meriwayatkan dari Abdullah ibnu Umar bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda:
يَا مَعْشَرَ المُهَاجِرِيْنَ خَمْسٌ إِذَا ابْتَلَيْتُمْ بِهِنَّ وَأَعُوْذُ بِاللهِ أَنْ تُدْرِكُوْهُنَّ ……وَلَمْ يَمْنَعُوْا زَكَاةَ أَمْوَالِهِمْ إِلا مُنِعُوْا القَطْرَ مِنَ السَّمَآءِ وَلَوْ لا البَهَائِمُ لَمْ يُمْطَرُوْا……